Showing posts with label burung lovebird. Show all posts
Showing posts with label burung lovebird. Show all posts

Saturday, 18 November 2017

TIPS INDUKAN LOVEBIRD TIDAK MAU KAWIN





Bagi para peternak lovebird mempunyai indukan lovebird yang tak kunjung mau kawin adalah persoalan yang bikin kepala pusing. Dikarenakan perkawinan lovebird inilah yang paling ditunggu-tunggu agar indukan lovebird betina segera bertelur. Kalau sudah bertelur apalagi sudah menetas berarti angan-angan segera mendapatkan income banyak sudah didepan mata.. hehehe… inilah cita-cita yang paling dinanti oleh peternak lovebird. Tetapi meskipun LB ini jenis burung yang sangat mudah dipelihara terkadang untuk mengawinkan burung yang satu ini tidaklah mudah. Ada banyak factor dan alasan serta berbagai pengalaman yang mendasari mau tidaknya LB ini kawin. Sebenarnya burung lovebird adalah burung yang sangat mudah dikembangbiakkan, saking mudahnya bahkan kita bisa mengembang biakkan burung ini dikandang yang sifatnya koloni. Dengan mengisi beberapa ekor lovebird jantan dan betina serta memasang glodok sebagai tempat membangun sarang maka burung ini akan mencari pasangannya sendiri. Dengan syarat usia lovebird sudah memasuki usia kawin yaitu sekitar umur 7 – 8 bulan.

Persoalannya adalah ketika peternak hendak mengawinkan atau menjodohkan lovebird di kandang yang sifatnya battery yaitu kandang yang hanya diisi oleh sepasang indukan lovebird. Hal ini dilakukan karena pemilik lovebird menginginkan punya keturunan yang unggul dan berkualitas sehingga ingin mengawinkan lovebird jantan dan betina yang sudah mempunyai reputasi juara. Mau tidak mau ketika kita ingin menjodohkan lovebird warna A dengan lovebird warna B untuk menghasilkan varian warna yang berbeda dan cantik maka yang dilakukan adalah menempatkan sepasang lovebird tersebut dikandang battery bukan kandang koloni.

Kemungkinan yang terjadi adalah lovebird jantan sudah mengawini betinanya namun telur yang dihasilkan tidak kunjung menetas atau infertile (gabuk), dan kemungkinan yang lain kedua pasangan lovebird ini sudah kelihatan berjodoh tetapi tidak ada proses perkawinan disana.

Pasangan lovebird yang tidak mau kawin meski sudah berjodoh tentu ada beberapa factor yang mempengaruhi hal tersebut :

§         Terkadang kita tertipu dengan perilaku pasangan lovebird ini, kita sudah berfikiran bahwa lovebird yang selalu berdekatan sudah kita anggap berjodoh padahal sejatinya belum. Dikarenakan sebenarnya lovebird jantan dan betina ini belum akur sepenuhnya yang disebabkan dari salah satunya ada yang bersifat sangat agresif (bisa dari jantan atau sebaliknya)
§         Kita ketahui bersama bahwa sebelum proses perkawinan terjadi biasanya ritual yang sering dilakukan burung jantan adalah selalu melolohkan makanan ke betina. Ini menandakan proses perkawinan segera tiba. Ketika burung jantan belum melolohkan makanan kepada yang betina maka proses perkawinan belum akan terjadi.
§         Disaat burung betina selalu merapikan sarangnya tapi saat itu pula sang jantan selalu merusak sarang yang sudah dirapikan oleh burung betina maka proses perkwinan tak akan terjadi
§         Perkawinan belum terjadi dimungkinkan dari salah satu atau keduanya belum mencapai umur dewasa sehingga akibatnya tidak mau mengawini ataupun dikawini
§         Disebabkan karena salah satunya sakit, kurang birahi atau memiliki cacat tubuh tentunya proses perkawinan tak akan terjadi
§         Kita jangan terjebak dengan perilaku lovebird yang sangat akur pada pasangannya seakan sudah berjodoh. Tak jarang lovebird tersebut saling melolohkan makanan dan seakan-akan menjadi pasangan normal padahal sejati mereka mempunyai jenis kelamin yang sama (jantan dengan jantan) (betina dengan betina) ini juga bisa terjadi pada burung yang satu ini.

Setelah kita mengetahui penyebab permasalahannya maka kita bisa menentukan tindakan yang tepat agar pasangan lovebird tersebut bisa terjadi perkawinan. Diantaranya adalah kita bisa melakukan :

§         Yang pertama adalah kita harus memastikan bahwa LB kita sudah cukup umur dan siap bereproduksi. Meskipun umur 7 – 8 bulan adalah umur lovebird yang sudah bisa dikawinkan tetapi alangkah baiknya kita menyiapkan lovebird yang berumur 9 bulan agar organ reproduksinya sudah benar-benar matang dan siap kawin.
§         Disaat memberikan makan, maka berilah makanan yang bervariasi dan bergizi tinggi seperti millet, canary seed, kwaci, gabah merah dan lain sebagainya.
§         Berilah makanan tambahan (EF) untuk merangsang birahi sang induk. Kita bisa mencoba memberi jagung muda, kangkung, potongan buah apel yang kita konsumsikan 2 – 3 kali dalam seminggu.
§         Kita juga bisa memberikan suplemen khusus yang bisa meningkatkan birahi
§         Yang perlu kita perhatikan, apabila kita menjodohkan lovebird dikandang battery maka gelodok jangan dimasukkan terlebih dahulu. Kita amati saja, apabila pasangan lovebird tersebut sudah saling melolohkan makanan maka proses perkawinan akan segera tiba. Maka untuk merangsang agar pasangan lovebird ini segera kawin maka barulah masukkan gelodok kedalam sangkar.
§         Jangan lupa selalu bersihkan kandang setiap hari. Kebersihan kandang harus terjaga untuk menghindari lovebird dari serangan penyakit yang mengakibatkan proses perkawinan bisa terganggu
§         Untuk merangsang agar lovebird tersebut segera kawin dan bertelur bisa kita pancing dengan mendekatkan kepada pasangan lovebird yang sudah kawin dan bertelur.


Mungkin cara diatas bisa kita coba untuk mengatasi permasalahan lovebird yang kelihatannya sudah berjodoh tapi tidak segera mau kawin apalagi bertelur. Demikian sedikit ulasan saya semoga memberi manfaat bagi kita semua. Aamiin….

Friday, 17 November 2017

TIPS LOVEBIRD NGEKEK PANJANG DENGAN DAUN SEREH






siapa yang tidak menginginkan mempunyai burung lovebird yang mempunyai ngekek panjang. salah satu cara agar lovebird mempunyai ngekek panjang adalah dengan rebusan daun sereh / serai. hal yang terhitung baru ini adalah salah satu triknya. mungkin pecinta lovebird dapat mencobanya sehingga burung lovebird kita bisa ngekek panjang apalagi saat digantang tentu mempunyai keuntungan dan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.

tips ini hanya untuk diuji cobakan atau digunakan pada lovebird yang belum ngekek, apabila burung lovebird anda sudah ngekek panjang maka alangkah baiknya tidak menggunakan tips ini. jadi sebelum menggunakan tips ini, anda harus mengetahui burung lovebird anda sudah ngekek panjang atau belum. kalau sudah ngekek maka sebaiknya tidak usah menggunakannya. berikanlah minuman herbal ini pada lovebird bahan saja agar lebih rajin ngekek dan durasinya panjang.

daripada kita gacor sana sini tidak jelas,, hehehe... langsung saja kita siapkan

BAHAN :

1. 1 ruas daun sereh / serai segar
2. Air setengah liter atau secukupnya

CARA MEMBUAT :

Langsung saja kita siapkan panci untuk merebus air setengah liter yang sudah kita siapkan tadi. api untuk merebus jangan terlalu besar tapi api yang kecil saja. tunggu sampai air yang kita rebus tadi mendidih. setelah mendidih langsung kita masukkan daun sirih yang sudah kita siapkan tadi kedalam air yang mendidih. ingat daun sirih sebelum kita masukkan harus kita tumbuk-tumbuh dulu tapi jangan sampai terlalu hancur. kita tunggu rebusan tadi, apabila air rebusan sudah berubah warna kemerah-merahan dan sudah tercium bau segar khas daun sereh maka angkat rebusan tadi kemudian kita tunggu sampai dingin.

CARA PEMAKAIAN


  • Gunakan rebusan daun sirih tadi sebagai minuman tambahan, dalam memberikan minum lakukan ini seminggu cuma 3 kali pemberian. jangan sampai lebih 
  • saat memberikan minum rebusan daun sirih tadi lakukan setelah burung lovebird habis dijemur atau habis diumbar.
  • setelah lovebird anda mulai ngekek atau gacor, maka hentikan pemberian minum dari daun sereh ini. ingat setelah lovebird anda ngekek jangan diteruskan pemberian minum ini.
tidak ada salahnya kita mencoba tips tersebut dikarenakan cara membuatnya sangat mudah serta bahan bahan yang sangat mudah dicari. mudah-mudahan tips ini bermanfaat bagi kita semua

Thursday, 16 November 2017

TIPS MEMBEDAKAN LOVEBIRD JANTAN DAN BETINA








Tidak sedikit bagi pecinta burung lovebird yang masih kesulitan membedakan jenis kelamin apakah jantan atau betina. sehingga banyak pecinta burung lovebird yang tertipu saat membedakan jenis kelamin tersebut. ada sedikit tips yang akan kami jelaskan disini siapa tahu dengan tips tersebut pecinta burung lovebird bisa menggunakannya untuk meminimalisir kesalahan disaat membeli.  untuk burung lovebird menentukan jenis kelamin banyak sekali patokan patokannya diantaranya yaitu : 


  • LIHATLAH DARI CIRI FISIK BURUNG LOVEBIRD
salah satu ciri lovebird betina adalah mempunyai fisik yang lebih besar dan bobot yang lebih berat dari burung jantan. tatapi ini bukan merupakan ciri yang mutlak dikarenakan dipengaruhi oleh seberapa sering kita memberi makan pada burung tersebut. artinya ini bukan merupakan ciri yang mutlak. artinya burung jantan dan betina akan menjadi kurus kalau kita tidak memberikan perawatan dan makan yang benar. dan menjadi sangat sulit kita dalam menentukan jenis kelaminnya.
  • LIHATLAH CARA BERTENGGERNYA
melihat cara bertengger bisa menjadi patokan dalam menentukan jenis kelamin burung lovebird. apabila cara bertengger burung lovebird itu kaki-kakinya melebar atau berjauhan kemungkinan besar burung tersebut berjenis kelamin betina, sebaliknya apabila kaki burung lovebird bertengger dengan posisi kaki merapat atau berdekatan dimungkinkan jenis kelaminnya adalah jantan. hal ini dikarenakan tulang pubis Lovebird betina agak lebar atau berjauhan sementara lovebird jantan tulang pubisnya rapat atau meruncing.
  • MELIHAT WARNA BULU
salah satu ciri untuk menentukan jenis kelamin lovebird adalah dengan cara melihat warna bulunya. apabila warna bulunya sangat terang kemungkinan besar berjenis kelamin jantan. dikarenakan lovebird betina cenderung mempunyai warna bulu yang agak gelap. tetapi ciri ini tidak selamanya benar dikarenakan warna bulu burung lovebird banyak dipengaruhi oleh faktor makanan, iklim dan tempat.
  • MELIHAT BENTUK EKOR
bentuk ekor burung lovebird antara yang jenis kelamin jantan dan betina mempunyai perbedaan. tidak dapat menentukan ciri jenis kelamin burung tersebut. lovebird berjenis kelamin jantan mempunyai bentuk ekor yang mengerucut  atau lebih lancip dari betina. sedangkan bentuk ekor betina lebih melebar dan rata.
  • CARA MEMBANGUN SARANG
ini juga bisa menjadi patokan dalam menentukan jenis kelamin burung lovebird. lovebird betina akan lebih aktif membangun sarangnya. biasanya yang membawa ranting kayu ke sarangnya adalah lovebird betina, sedangkan yang jantan hanya menggigit kayu kemudian yang membawanya ke sarangnya adalah yang betina
  • DENGAN CARA MERABA TULANG PUBIS (SUPIT URANG)
Lovebird memiliki dua tulang pubis pada bagian pinggulnya. Pada musim berkembang biak, tulang pubis betina akan menjadi lebih elastis dan jarak antara kedua tulang pubis tersebut akan melebar karena pengaruh hormon. Keadaan tersebut dapat kita rasakan dengan melakukan perabaan oleh tangan. Pada lovebird jantan, jarak antar dua tulang pubis tersebut menyempit.

Demikian sedit tips menentukan jenis kelamin Burung Lovebird mudah-mudahan bermanfaat.